KSR Unwahas Adakan Workshop Guna Memasyarakatkan Prinsip Pertolongan Pertama

By | 21 November 2019
Sesi pemaparan materi saat workshop

ksrunwahas.or.id – Dalam rangka peningkatan kapasitas dan kesiagaan Mahasiswa Universitas Wahid Hasyim, KSR-PMI Unit Unwahas mengadakan Workshop Pertolongan Pertama yang bertajuk “Saatnya Menjadi Penyelamat” pada Kamis, 21 November 2019, siang. di Kampus Pascasarjana Universitas Wahid Hasyim.

“Pertolongan pertama adalah manifestasi dari Habluminannas, sehingga kita harus memahami pertolongan pertama agar kita bisa menolong sesama,” Kata Topik Ismail, S.Ip selaku pembina teknis KSR Unwahas, pada saat pemberian sambutan.

Workshop sendiri diikuti oleh 36 peserta, dengan mengundang dua pembicara yakni Danang Baskoro Adi dari PMI Kota Semarang dan dr. Yustiana Arie Suwanto, M. Biomed sebagai narasumber. Diskusi tersebut dimoderatori oleh Riky Syamsudin.

Dalam pemaparannya, Danang berpendapat bahwa pertolongan pertama sangat penting untuk dikuasai. “Pengetahuan pertolongan pertama sangatlah penting untuk dikuasai, karena sering terjadi pertolongan yang memperparah kondisi pasien,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa melalui unit relawan seperti KSR-PMI Unwahas adalah satu cara untuk memasyarakatkan pertolongan pertama.

“Ini adalah tugas kami di PMI untuk memanfaatkan jejaring guna memasyarakatkan ilmu pertolongan pertama,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh pembina umum KSR-PMI Unit Unwahas, Dr. Ifada Retno Ekaningrum, M.Ag “Kecelakaan bisa terjadi kepada siapa saja, kapan saja dan dimana saja, oleh karenanya dengan workshop ini kami berharap peserta mendapat ilmu pertolongan pertama dan mampu mempraktekkannya dengan baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *