KSR Unit Unwahas Persiapkan Relawan Professional

By | 5 Oktober 2019
Pembukaan Orientasi Kepalangmerahan
dari kiri ke kanan : Ali Imron M.Pd.I. (Kabag. Kemahasiswaan), Rifqi (Staf Kemahasiswaan), Krisna Adhitama (Komandan KSR-PMI Unit Unwahas) dan Nur Halimah Lubis (Komandan Satuan Tugas Orientasi Kepalangmerahan)

ksrunwahas.or.id – Dalam rangka meningkatkan kapasitas calon anggota Korps Sukarela – Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Unit Unwahas mengadakan “Orientasi Kepalangmerahan” pada Sabtu, 5 Oktober 2019 di Kampus I Universitas Wahid Hasyim. Acara tersebut, dibuka oleh Ali Imron, M.Pd.I. selaku kepala bagian kemahasiswaan Universitas Wahid Hasyim. Kegiatan ini diikuti oleh 35 calon anggota dari fakultas FISIP, FKIP, FAI, Ekonomi dan Pertanian. .

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional kepada calon anggota serta memberikan keterampilan dasar di bidang Pertolongan Pertama (PP) dan Penanggulangan Bencana (PB). Keterampilan yang didapatkan dari kegiatan ini akan dijadikan dasar penugasan bagi calon anggota. Selain keterampilan, penggemblengan mental juga diperlukan karena tekanan pada saat melakukan tugas kemanusiaan terbilang berat. Selain itu, terdapat berbagai acara untuk merekatkan kekompakan calon anggota dan meningkatkan kemampuan bekerja dalam tim. Hal itu diperlukan karena lingkungan pelayanan kemanusiaan sangatlah dinamis, sehingga dibutuhkan kemampuan relawan untuk mampu beradaptasi.

Krisna Adhitama selaku Komandan KSR-PMI Unit Unwahas berpesan agar calon anggota mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin, sehingga para calon anggota dapat menjadi pemimpin kemanusiaan masa depan. Ia percaya bahwa hal itu pasti dapat diraih dengan bersungguh-sungguh dalam setiap pelatihan dan aktif mengikuti penugasan baik dari KSR, Universitas maupun tugas-tugas yang diberikan oleh PMI. Tofik Ismail S.Ip yang juga menjabat sebagai pembina teknis KSR-PMI Unit Unwahas menegaskan bahwa para calon anggota harus meneladani para seniornya yang telah menorehkan berbagai prestasi.

Menurutnya hal terpenting adalah sifat kesukarelaan, yang artinya mengabdikan keterampilan yang telah dipelajari tanpa mengharapkan imbalan. Hal senada juga diutarakan oleh Ali Imron M.Pd.I. Ia berterima kasih atas dedikasi KSR-PMI Unit Unwahas yang telah mengikuti penugasan di tingkat internasional. Ia berpesan bahwa setelah mengikuti pendidikan ini, diharapkan Anggota KSR-PMI Unit Unwahas dapat mengontrol diri, membawa diri dan percaya diri untuk menunjukkan kualitas KSR-PMI Unit Unwahas, serta mengharumkan nama Universitas Wahid Hasyim.

Sebelum membuka acara, ia berpesan agar KSR-PMI unit Unwahas selalu aktif dalam pelayanan kemanusiaan serta berperan dalam pendampingan masyarakat di bidang kesehatan dan kemanusiaan melalui berbagai program seperti Program Hibah Bina Desa (PHBD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *